Jumat, 16 Oktober 2015

Indef Pertanyakan BPS tak Ungkap Data Pengangguran


INILAHCOM, Jakarta - Institute for Development of Economic and Finance (Indef) mendesak Badan Pusat Statistik (BPS) untuk merilis data pengangguran di Indonesia.

Peneliti Indef, Dzulfian Syafrian menilai ada terkait belum dipublikasikannya data pengangguran oleh BPS pada Juli lalu.
 
"Biasanya diumumkan pada bulan Juli setiap tahun. Ini penting karena data-data dari hasil survei BPS menjadi bahan evaluasi kinerja pemerintah. Yang disampaikan dalam  pidato kenegaraan presiden dan nota keuangan," ujar Dzulfian Syafrian di Kantor Indef, Jakarta, Jumat (16/10/2015)

Kata Dzulfian, hasil survei sosial ekonomi yang dilakukan BPS, juga menjadi acuan untuk mengetahui tingkat kesejahteraan masyarakat, terutama data tentang kemiskinan dan tingkat pengangguran.

"Sehingga menjadi pertanyaan besar, mengapa BPS belum mengumumkan hasil survei pengangguran sampai hari ini. Lebih-lebih, presiden dalam pidatonya, tidak menyinggung soal kemiskinan dan pengangguran," papar Dzulfian. [ipe]



Read More : Indef Pertanyakan BPS tak Ungkap Data Pengangguran.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar